PANAZABA
English | Indonesia
Senin, 06 09 2010
 
Negara Seharusnya Membuka Sebuah Akses Layanan Rehabilitas Terhadap Korban NAPZA
Sabtu, 20 Maret 2010 Oleh
Post by tim_media panazaba

Rudi  |  Kordinator WJCW (West Java corruption Watch)

Issue NAPZA bagian dari persolalan Human Right, kita dan masyarakat tidak pernah tahu terutama temen - teman yang bergerak di program Human Right berapa belanja negara yang di berikan untuk membeli ARV,Kondom dan barang - barang yang memang terkait dengan kebutuhan program pencegahan HIV/AIDS dan itu juga harus di buka secara transparan dan akutable sehingga temen - temen yang diberi manfaat mereka harus tahu bahwa ada uang Negara yang nota bene uang mereka juga yang dibelanjakan untuk kepentingan mereka yang diberikan pemerintah untuk mereka dalam kontek rehabilitasi dijamin oleh Negara. Di wilayah ini banyak hal yang abu – abu artinya ada  potensi korupsi yang besar meskipun ada tender tapi harus di pantau. Berapa ratus milyar Negara yang di belanjakan untuk keperluan mereka juga, ada kepentingan - kepentingan pembuat kebijakan memanfaatkan peluang ini oleh karena itu saya pikir harus ada desakan akuntabilitas terhadap belanja Negara khususnya buat temen - temen yang melakukan rehabilitasi. Dalam kontek itu perlu pendidikan anti korupsi terhadap mereka di wilayah komunitas di pemberi manfaat program rehab, ini yang tidak  bisa di hindarkan karena itu masalah bersama selayaknya temen - temen harus melakukan monitoring.

Negara seharusnya membuka sebuah akses layanan rehabilitas terhadap korban napza, Tidak langung datangkap
Read More ..

 
 
Menkumham: Pecandu Itu Korban
Sabtu, 20 Maret 2010 Oleh
Post by tim_media panazaba

Denpasar – Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (MenkumHAM) Patrialis Akbar menegaskan bahwa pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) atau pecandu adalah korban dan merupakan bagian dari anak bangsa Indonesia yang harus diperhatikan.

“Yang pecandu sudah jadi korban, dia anak bangsa ini, Jadi mesti dicarikan jalan keluar,” ungkap MenkumHAM usai pembukaan rapat pleno Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia yang berlangsung di salah satu hotel berbintang di Sanur, Bali, Jum’at (29/1).

Menurut MenkumHAM, jalan keluar yang dimaksud terkait nasib para mantan pecandu yang tidak banyak dipedulikan orang pasca menjalani proses rehabilitasi.

Kondisi ini pula yang membuat dirinya ingin mencari jalan pemecahan, misalnya dengan memberikan pendidikan keterampilan dan menyiapkan lapangan pekerjaan. Dengan demikian para mantan pecandu tersebut dapat mendapatkan mata pencaharian

Sementara menanggapi makin maraknya peredaran NAPZA, menurut MenkumHAM sudah selayaknya jika pengedar tetap diberi hukuman.

“Pengedar, apalagi pengedar kelas kakap mesti dihukum mati,” tegas Patrialis Akbar.(Gen)

Sumber :Radar Bali Read More ..

 
 

ARTIKEL

Pecandu Narkoba

Orang Yang Kecanduan Terhadap NAPZA Itu Sebuah Penyakit

PENGHAPUSAN STIGMA ITU HARUS DIMULAI DARI DIRI SENDIRI

Syarat Nikah Bebas HIV/AIDS: Melenggangkan Stigma terhadap ODHA

Dekriminalisasi Pengguna NAPZA

DOWNLOAD

Drug Prohibition a Failure

Dare to Question Drug Prohibition!

Drug Trafficing

The Role of Drugs in the Origin of AIDS

New Doubts Over AIDS Infection

GALERI

> FORUM UPDATE
Views Replies
Kenalan dulu 541 8
Asia Pasific Consortium related to Drug Use, Poverty and HIV/AIDS 370 2
Pendampingan Kasus Wulan Rahayu untuk Vonis Rehabilitasi 286 0
www.panazaba.org 194 0
To Much Motrin For gwa*es 63 0
Fish Oil Instead Of Lipitor 54 0
Switching From Paxil To Lexapro 82 0
Buying Viagra Without A Prescription 38 0
Online Pharmacy No Prescription Tramadol 30 0
bontril free consultation 28 0

1 Guest, 1 User
maximili
> GALERI
> VIDEO
> LINK
Rumah Kiri
Media Bersama
Apokalips
ODHA Indonesia
Methadone Indonesia
EJA
Rehabitilasi Napza YBN
Stigma
AIDS Indonesia
Jangkar
IKON Bali
Medan Aceh Partnership
> DONASI
> STATISTIK WEB
free counters